Tuesday, August 5, 2014

sablon baju Inspriratif dari Pengusaha di Bali

sablon kaos polos gildan yang identik dengan simbol perlawanan dan kesimpelan ternyata bisa juga menjadi modal seseorang untuk sukses.tak perlu modal besar, karena hanya dengan kesederhanaan, kreatifitas dan dibumbui dengan humor, kita bisa sukses dengan bisnis ini.
Nama Joseph TheodorusWulianadi, bisa jadi asing bagi telinga Anda. Tapi bagaimana dengan Joger? Yup brand baju sablon asal Bali ini telah dikenal banyak orang, seiring Bali adalah tempat tujuan wisata populer yang kerap dikunjungi banyak wisatawan domestik dan mancanegara.
Joseph, tidak lain dan tak bukan adalah orang dibalik kesuksesan brand baju yang bisa jadi hanya Anda jumpai dan bisa dibeli di Bali. Dengan kerendahan hati, bahkan ia menulis sendiri gelar yang (Entah darimana ia dapat) ia sebut BAA.BSS. Atau singkatan dari kata bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa.
Sosoknya yang simpel dan murah senyum seakan banyak menginspirasi orang bagaimana berusaha tanpa harus bermodal sesuatu yang formal, namun dengan ketekunan tanpa harus meninggalkan karakternya yang memang humoris dan suka bercanda.
Seperti barang kaos sablon pada umumnya, baju produksi Joseph pada umumnya tidak memiliki banyak keistimewaan. Bahan katun yang dingin dengan sablon kaos di beberapa bagian menjadi hal yang sering muncul di setiap barangnya.
Hanya saja kaos Joseph begitu istimewa berkat kata-kata yang terdapat di bagian desain didalamnya. Jenaka dan inspiratif, dibumbui dengan desain yang eyes catching, tergambar di setiap produk baju Joseph. Hobinya yang suka bercanda membuat baju produksi Joseph begitu lucu dan menyentuh setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar.
Berawal dari keinginan untuk memiliki sesuatu yang berguna di masyarakat, khususnya Bali, Joseph mulai merancang bisnis yang ia sebut dengan peracik kata-kata. perihal ini dengan kerendahan hati ia katakan hal ini dilakukan agar dirinya tidak jadi “sampah masyarakat”.
Keberaniaanya dalam menulis sentilan sosial dibalik kata-kata jenaka, dan racikan kata-kata unik dan lucu, menjadikan kaos barangsinya kerap dicari orang. Bahkan saat di Bali orang sering merasa tidak pas kalau tidak membawa oleh-oleh baju Joseph.
Diluar sebagai pengusaha baju sukses, Joseph juga kerap memberi sebagian ilmunya dalam berbagai kesempatan. Seperti saat mengisi berbagai acara seminar motivator yang kerap diadakan dan dihadiri banyak pengusaha pemula.
Meski khas dan hanya satu-satunya di Bali, ide baju “berbunyi”, dengan bumbu kata-kata jenaka bukan hanya satu-satunya di Indonesia. Di Jogja ada produk kaos serupa begitu pula dengan di Surabaya, Jakarta, Bandung bahkan di Madura. hal ini memberi makna tersendiri, bahkan kesederhaan kaos, jika ditempeli dengan ide desain kata-kata atau gambar yang khas akan menjadi sesuatu yang istimewa. Konsistensi dalam desain dan menjaga kualitas, akan memberi identitas. jika perihal ini telah Anda lakukan, bukan hal mustahil kesuksesan seperti Joseph dan pengusaha kaos yang sama di Indonesia akan juga dapat Anda rasakan. Sebuah ilmu sederhana berdampak sangat besar, dari sebuah baju yang identik dengan kesimpelan.

No comments:

Post a Comment